Blog •  25/01/2021

Puncak Musim Hujan, Waspada Hama dan Penyakit Tanaman Padi

Something went wrong. Please try again later...
© Foto: GATRA/Ridlo S
© Foto: GATRA/Ridlo S

Cilacap, Gatra.com – Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah meminta petani mewaspadai meningkatnya risiko serangan hama dan penyakit tanaman padi pada puncak musim hujan ini.

Kepala Dinas Pertanian Cilacap, Supriyanto mengatakan hama dan penyakit berkembang pesat pada kelembapan tinggi, terutama pada saat intensitas matahari karena tingginya intensitas hujan dan tutupan awan. Serangan hama dan penyakit dapat menurunkan produktivitas, dan bahkan gagal panen.

Beberapa penyakit yang muncul pada musim hujan itu di antaranya, sundep, hawar daun, patah batang leher, hingga serangan wereng. Yang patut diwaspadai adalah serangan hama wereng cokelat yang dapat menyebabkan sawah puso.

“Sundep itu yang tahu-tahu pucuknya itu menguning, mati. Kalau hama cokelat itu, yang harus diwaspadai. Karena kalau sudah kadung menyerang dalam skala luas, penanggulangannya akan sulit,” ujarnya.

Dia mengakui, saat ini di beberapa wilayah sudah ada laporan serangan hama dan penyakit tersebut. Namun, intensitasnya ringan dan masih bisa dikendalikan.

“Ya tetap ada serangan wereng. Tapi Insya Allah masih bisa dikendalikan,” katanya.

Namun begitu, dia pun meminta petani tetap mengantisipasi kemungkinan serangan hama dan penyakit itu dengan rajin mengamati tanaman padinya. Saat muncul gejala, petani harus segera melakukan pemberantasan, dengan aplikasi penyemprotan insektisida, bakterisida atau fungisida.

Cilacap adalah kabupaten dengan lahan sawah terluas di Jawa Tengah dan salah satu yang terluas di Jawa. Cilacap menjadi lumbung beras nasional. Beras dari Cilacap disuplai ke beberapa wilayah tetangga, dan dikirim ke Ibu Kota Jakarta.

Sumber: Gatra